Jika selama ini kita lebih akrab dengan Olele, ketika berbicara keindahan alam bawah laut, maka perhatian kita coba bergeser ke Desa Botuboluo yang ada di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo, bahan tidak salah kalau tempat ini disejut The Next Hidden Paradise.
Di tempat ini, ternyata terdapat keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan sejumlah penyelam Gorontalo bahkan hingga mancanegara bahkan sudah menyusuri keindahan bawah laut Desa Botubolu’o ini. Kepada Berita A1.ID, Plt. Camat Biluhu Sofyan Ali membenarkan soal spot menyelam yang sangat indah di wilayahnya.

“Kami bahkaan mendapatkan gambaran dari para penyelam yang sudah menjajal spot disana, keindahan bawah lautnya sangat indah,” jelas Sofyan. Dirinya menjelaskan pula, spot menyelam diwilayahnya kini sudah banyak didatangi oleh para wisatawan baik lokal maupun Mancanegara.
Hal senada juga disampaikan oleh Djumarah Baginda Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Gorontalo. “Secara umum semua wisata bahari yang ada di Provinsi Gorontalo pumya keunikan dan spot yang beraneka ragam dan memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing,” terangnya.
Demikian pula halnya dengan keindahan bawah laut yang ada di Desa Botubolu’o Kecamatan Biluhu. “Disini memang spot menyelamnya cukup menantang. sebab bagi para penyelam arus desar bawah adalah sebuah tantangan, ini pun menjadi sebuah siklus alam yang membuat keindahan bawah laut, nyata termpamang indah didepan mata,” jelasnya.
Menurut Djumrah, potensi ini menjadi salah satu kekuatan yang bisa menjadi bahwan promosi bagi wisatawan untuk datang berkunjung ke Kecamatan Biluhu. “Pemerintah Daerah harus bisa segera bergerak cepat untuk dapat meningkatkan fasilitas dan juga dukungan kebijakan terkait sektor pariwisata khususnya bagi travel wisata agar dapat menjual potensi pariwisata ditempat ini dengan baik,” tuturnya.
Selain itu juga peran dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di Kecamatan Biluhu harus dapat menjaga kelestarian laut Biluhu. “Tentu berbagai aktivitas nelayan dalam menangkap ikan, seyogyanya melakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan tidak melakukan illegal fishing, yang tentu dapat merusak ekosisitem dan biota bawah laut, ini peniting untuk menjaga laut tetap lestari,” tutupnya. (XXN)










