Komisi II DPRD Kawal Penghapusan Kredit Macet di BRI Boalemo

Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Boalemo, Rabu (21/01/2026)
BeritaA1.id -

Angin segar berembus bagi para pelaku usaha kecil di Kabupaten Boalemo. Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo secara resmi memanggil pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tilamuta dan Mananggu untuk mengevaluasi realisasi program penghapusan kredit macet yang menjadi tumpuan harapan ekonomi warga di awal tahun 2026.

Langkah Nyata Implementasi Regulasi Pusat

Rapat evaluasi yang digelar pada Rabu (21/1/2026) ini bertujuan memastikan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 dan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 benar-benar dirasakan manfaatnya di tingkat akar rumput.

“Ini adalah program strategis nasional tahun 2025. Di awal tahun ini, kami harus memastikan sejauh mana perbankan di Boalemo telah mengeksekusi regulasi tersebut,” tegas Wakil Ketua Komisi II DPRD Boalemo, Silfana F. Saidi, SH.

Sebaran Debitur: Siapa Saja yang Terbantu?

Berdasarkan laporan dari pihak BRI dalam rapat tersebut, tercatat puluhan debitur telah mendapatkan kepastian penghapusan tagihan. Berikut adalah rinciannya:

Kecamatan Jumlah Debitur Terbantu

Wonosari 28 Debitur

Paguyaman 24 Debitur

Tilamuta 16 Debitur

Silfana mengakui bahwa program ini sangat membantu meringankan beban finansial masyarakat, namun ia juga memberikan catatan kritis mengenai ketatnya kriteria penerima manfaat.

“Syaratnya cukup ketat. Sesuai aturan, hanya tunggakan yang sudah mencapai lima tahun yang bisa dihapus buku. Inilah yang membuat cakupannya terasa masih terbatas,” jelas Silfana.

Menyoroti Nasib Pedagang Kecil di Tengah Efisiensi

DPRD Boalemo memberikan perhatian khusus pada kondisi ekonomi saat ini. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah, aktivitas ekonomi warga—terutama pedagang pasar dan pemilik warung kecil—ikut terdampak lesu.

Silfana menekankan bahwa penghapusan kredit bukan sekadar soal administrasi bank, melainkan jaring pengaman ekonomi:

Dampak Efisiensi: Berkurangnya peredaran dana di daerah menekan daya beli.

Target Utama: Pedagang kecil perlu “napas baru” agar bisa kembali produktif.

Harapan Besar untuk Tahun 2026

Melihat besarnya antusiasme dan kebutuhan masyarakat, Komisi II DPRD Boalemo secara resmi mendorong pemerintah dan pihak perbankan untuk memperluas dan melanjutkan program ini di masa mendatang.

“Masyarakat kita butuh dukungan nyata. Kami sangat berharap program penghapusan kredit macet ini dimunculkan kembali pada tahun 2026 dengan cakupan yang lebih luas,” pungkasnya.

Editor : Sofyan Ishak


Penulis: SOFYAN ISHAKEditor: SOFYAN ISHAK